MENJADI MURABBI SUKSES


JUDUL BUKU   : MENJADI MURABBI SUKSES

PENULIS          : SATRIA HADI LUBIS

PENERBIT        : PUSTAKA HAMASAH

PERESENSI      : RANDI SWANDARU

Buku ini merupakan salah satu buku dari beberapa seri manajemen kehidupan. Penulis menyajikan sebanyak 144 tips yang aplikatif untuk menjadi murabbi sukses. Tips-tips tersebut merupakan buah dari pengalaman penulis selama lebih dari 20 tahun berkecimpung dalam dunia dakwah. Selain itu, penulis mendapatkan berbagai masukan dari hasil diskusi maupun masukan dari berbagai aktivis dakwah lainnya. Penulisan buku ini dibagi ke dalam beberapa bagian untuk memudahkan pembaca mencari jawaban atas masalah yang sedang dihadapinya.

Di awal buku ini penulis memaparkan bahwa dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim. Setiap muslim terlahir di bumi untuk menjadi rahmat bagi alam semesta. Sebagaimana dijelaskan oleh surat Al Anbiya ayat 107. Memberi rahmat bagi alam semesta berarti memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Untuk berada dalam kondisi tersebut maka kita harus memilih jalan dakwah. Itulah sebabnya Allah mewajibkan kita berdakwah.

Secara umum dakwah terbagi dua yaitu dakwah umum dan dakwah khusus. Dakwah umum adalah bentuk dakwah yang lazim ditemui di masyarakat. Seorang mubaligh berceramah dan didengarkan oleh masyarakat, biasanya dilaksanakan di hari-hari besar Islam dan sifatnya insidental. Dakwah seperti ini sangat sulit menghasilkan kader yang memiliki komitmen dan loyalitas yang tinggi. Berbeda dengan dakwah khusus. Dakwah khusus ini lebih dikenal sebagai halaqah atau liqa. Sifat dakwah ini lebih intensif dan dekat antara guru dengan muridnya. Dakwah ini lebih memiliki kekuatan untuk membentuk kader yang memiliki militansi dan komitmen yang tinggi. Namun, proses dalam dakwah khusus ini tidaklah mudah. Oleh karena itu buku ini hadir untuk memberi beberapa solusi atas permasalahan yang ada.

Secara umum terdapat tiga kendala utama bagi seorang murabbi untuk mengelola halaqahnya. Pertama, masalah kemauan. Hal ini berkaitan erat denga niat dan motivasi murabbi dalam membina. Kedua, masalah kemampuan. Setiap murabbi harus selalu mengukur diri dan melakukan perbaikan. Tidak berhenti belajar agar dapat terus berkembang. Ketiga, masalah kesempatan. Masalah ini sangat dipengaruhi oleh prioritas murabbi dalam beraktivitas. Apakah ia memandang dakwah ini hal yang prioritas atau tidak. Penulis memotivai para pembaca untuk menjadi murabbi dengan memaparkan beberapa keutamaan menjadi murabbi seperti menjalankan kewajiban syar’i, menjalankan sunah rasul, mendapatkan pahala yang berlipat ganda, mencetak pribadi unggul, belajar berbagai keterampilan, meningkatkan iman dan takwa dan lain sebagainya

Sebanyak 114 tips tersebut terbagi dalam 10 bagian. Di awal dijelaskan tentang bagaimana cara mempersiapkan halaqah seperti mempersiapkan mareri, ruhiyah, fisik dan lain sebagainya. Kemudian terdapat berbagai tips lainnya seperti tips meningkatkan disiplin, menumbuhkan solidaritas dan lain sebagainya.

Pada dasarnya buku ini amat cocok bagi setiap aktivis dakwah yang ingin memulai menjadi murabbi atau bagi murabbi yang ingin mengetahui solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam halaqahnya. Namun, buku ini masih harus terus diperbaiki terkait dengan kondisi halaqah terkini dan dihubungkan dengan tuntutan dakwah serta perkembangan teknologi dan teknologi informasi seperti penggunaan internet dan meluasnya situs jejaring sosial.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: