A bit about how they walk


Ada yang menarik dari cara mereka bertata krama di jalan, Berikut ini adalah ulasannya.

1. Jika berjalan di trotoar mereka memiliki kebiasaan untuk tidak berjalan bersisian.  Hal ini disebabkan karena jika mereka berjalan bersisian maka akan menutupi badan jalan yang seharusnya bisa digunakan pedestrian lainnya untuk menyalip atau berjalan dari arah yang sebaliknya. Jika kita berjalan bersisian dan mereka berada di belakang kita maka mereka tidak akan menyalip kita dan cenderung menunggu kita menyadari bahwa kita telah menutup jalan mereka kecuali mereka dalam keadaan terburu-buru.

2. Jika berada di eskalator maka mereka akan berdiri di sisi kanan dalam satu baris. Hal ini dimaksudkan untuk memberi jalan bagi mereka yang terburu-buru dan ingin menyalip kita. Sisi kanan digunakan bagi mereka yang hanya berdiri sambil menunggu eskalator sampai pada lantai berikutnya sedangkan sisi kiri digunakan untuk menyalip.

3. Jika hendak masuk  lift, maka mereka akan menunggu orang yang berada di dalam lift untuk keluar terlebih dulu. Hal ini tentu saja mempermudah arus keluar masuk para pengguna sehingga proses keluar masuk lift berlangsung lancar dan tertib.

4. Selalu mengantri. Mengantri telah menjadi budaya yang melekat pada penduduk Amerika baik saat mengantre makanan di kafetaria,meminjam buku, membayar makanan, masuk perpustakaan, dan lain-lain. Tak heran jika saat kafetaria buka pada jam makan siang, kita dapat menunggu antrian selama 15 menit dan antrean yang terbentuk dapat sepanjang 30 meter keluar kafetaria.

5. Menahan pintu. Sistem pintu di Amerika umumnya sudah didesain untuk tertutup sendiri setelah dibuka. Jika kita membukanya maka kita tak perlu menutupnya kembali karena ia akan menutup sendiri. Pintu model ini juga sudah banyak ditemukan di Indonesia. Karena bisa menutup sendiri, maka jika kita tidak menahan pintu dan dibelakang kita terdapat orang lain, pintu itu dapat menghantam wajah orang di belakang kita. Berkaitan dengan hal ini, menahan pintu untuk membiarkan orang di belakang kita masuk atau sekedar memastikan pintu tidak menghalangi mereka masuk sudah menjadi kebiasaan di sana.

6. Saying Excuse Me. Jika mereka hendak memotong jalan kita atau menyalip kita dari belakang umumnya mereka akan mengucapkan Excuse me or Excuse us sebelum memotong atau menyalip jalan kita.

Ulasan tadi memperlihatkan betapa baiknya budaya mereka dalam bertata krama sebagai pejalan kaki. Mereka tidak kalah bertata krama dibandingkan kita sebagai orang Timur.

Advertisements
Comments
One Response to “A bit about how they walk”
  1. akbar says:

    wah… pada sopan2 yak… bru tau ane tentang kebiasaan mereka… bisa diterapin juga tuh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: