Co-auditor Martabak


Ada dua sisi di dalam pekerjaan yang dapat membuat kita bahagia, yaitu pleasure dan meaning. Pleasure adalah hal-hal menyenangkan yang dapat kita rasakan, seperti dipijat saat pegal, dapat asuransi kesehatan, gaji yanng tinggi, bisa travelling gratis dll. Yang kedua adalah meaning yang lebih menunjukkan keberartian pekerjaan atau usaha kita untuk orang-orang dan lingkungan di sekitar kita. Sisi meaning ini dapat membawa kebahagiaan dengan timbulnya kebahagiaan atau setidaknya hadirnya manfaat untuk lingkungan sekitar.

Bicara mengenai kedua hal tersebut saya ingin berbagi pengalaman menjadi co-auditor halal bagi istri saya tadi malam. Istri saya ditugaskan untuk mendata setidaknya 50 outlet martabak di Jakarta untuk diikutsertakan pada program sertifikasi halal gratis. Syarat keikutsertaanya mudah yaitu bersedia diwawancarai mengenai bahan yang mereka gunakan. Urusan lainnya menjadi tanggungan LPPOM. Mereka yang lolos akan mendapat sertifikat halal.

Tugas saya tadi malam adalah menjadi co-auditor. Ngapain aja sih kerjaannya? hehe. Membonceng istri, ikut bantu wawancara, ikut persuasi ke pedagang martabak agar ikut serta dengan program kami dan lain-lain. Kami berputar daerah sekitar Lubang Buaya-Halim-TMII-Jl Raya Pondok Gede. Setelah sekitar 2jam muter-muter kami berhasil mendapat 9 calon peserta yang bersedia ikut program dan 3 pedagang yang menolak tawaran. Alhamdulillah đŸ™‚


Nah selama proses wawancara dan pertemuan dengan pedagang tersebut aku merasakan meaning yang begitu dalam akan pekerjaan ini. Kami bertanya mentega apa yang digunakan? Dari mana membeli daging sapinya? Mesis, keju,vetsin brand apa yang dipakai? dsb. Kami harus berhati-hati dalam proses audit ini jangan sampai kami salah memasukkan data yang berakibat pada salahnya fatwa yang dikeluarkan. Kami pun sadar bahwa semakin banyak masyarakat yang sadar akan makanan & minuman halal. Pedagang martabak pun tidak sedikit yang setuju dan berterima kasih dengan program ini. Selama proses itu kami juga bertemu dengan pedagang yang sudah 15 tahun berdagang martabak dan penuh syukur dengan apa yang mereka miliki. Banyak juga yang tidak hapal nomer hp sendiri saat kami tanya kontak yang bisa dihubungi. Belum lagi mereka yang bilang bahwa jika tidak menemukan mereka lain hari maka mereka sedang pulang kampung untuk menemui istri dan anak, tapi pasti mereka akan kembali berjualan di lain hari.

Selepas jam sembilan malam kami kembali ke rumah. Istriku terlihat begitu letih. Kami pun beristirahat sambil ngobrol pengalaman tadi dan menduga pedagang mana yang akan paling senang mendapat logo halal nantinya. Pada momen itulah sungguh aku rasakan kebahagiaan karena meaning dari pekerjaan yang ku lakukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: