Harus Bisa!


Peresensi      : Randi Swandaru

Judul Buku   : Harus Bisa!

Penulis           : Dr. Dino Patti Djalal

Tebal              : 434 halaman

Penerbit        : R&W

Penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh inisiatif Dr. Dino Patti Djalal yang menyadari bahwa kedekatannya dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyonono (SBY) sebagai juru bicara bidang luar negeri. Beliau secara langsung mendampingi SBY dalam menjalani tugasnya sebagai Presiden. Ia setiap hari menemui SBY untuk melaporkan berbagai peristiwa luar negeri dan kepentingan peristiwa tersebut dengan Indonesia selama proses tersebut ia berinteraksi dan melihat sisi kepemimpinan SBY. Selain itu, penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh minimnya jumlah buku yang membahas ilmu kepemimpinan di Indonesia.

Penulisan buku dibagi dalam enam bagian, yaitu memimpin dalam krisis, memimpin dalam perubahan, memimpin rakyat dan menghadapi tantangan, memimpin tim dan membuat keputusan, memimpin dalam pentas dunia, dan memimpin diri sendiri. Pembagian tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pembaca memahami sisi-sisi kepemimpinan SBY dalam berbagai bidang. Kemudian penulis selalu memulai setiap bab dalam buku ini dengan teori umum yang berkaitan dengan bab tersebut lalu mengambil contoh figur-figur pemimpin internasional lalu mulai membahas kepemimpinan SBY pada bidang tersebut.

Pada bagian memimpin dalam krisis penulis banyak menyoroti kepemimpinan SBY dalam menghadapi krisis tsunami. Dalam peristiwa tsunami tersebut Aceh luluh lantak dengan jumlah korban meninggal sebanyak 200 ribu orang, infrastuktur yang hancur, kondisi mental yang jatuh. Kondisi krisis tersebutlah yang dihadapi SBY. SBY begitu total dalam menghadapi masalah tersebut dan berani mengambil resiko dalam mengambil solusi yang tidak lazim dilakukan orang lain. Sebagai contoh keberanian beliau mengundang militer asing untuk membantu merekonstruksi Aceh. Saat para politisi lain menghujat kebijakan tersebut, ia tidak bergeming dan siap dengan resiko apapun yang akan terjadi karena ia tahu bahwa saat itu Indonesia memang butuh bantuan. Setelah tsunami berlalu SBY melihat peluang perdamaian dengan GAM. Ia menjadikan peristiwa tsunami sebagai momen untuk kembali duduk bersama dan berdamai. Hasilnya GAM rela kembali ke pangkuan ibu pertiwi padahal di saat yang sama Srilanka belum juga usai mengatasi perang saudara walaupun sama-sama dilanda tsunami. Kemampuan SBY menghadapi krisis dan mengubahnya menjadi peluang inilah yang membuat beliau dijadikan salah satu kandidat peraih Nobel Perdamaian

Pada bagian selanjutnya Dino membahas upaya SBY memimpin dalam perubahan. Salah satu poin penting yang dibahas adalah upaya SBY untuk membenahi birokrasi di negeri ini. Ia menjadi sangat marah ketika menemukan kelambatan pelayanan masyarakat yang terjadi di lapangan. Dalam beberapa foto di dalam buku ini juga memperlihatkan SBY yang sedang meninjau langsung kegiatan para birokrat di lapangan. Kepemimpinan SBY dalam perubahan ini tetap dilakukan berlandaskan kepada peraturan yang ada sehingga perubahan tersebut tidak liar dan tetap dalam jalurnya. Hal positif lain yang digambarkan dalam buku ini adalah upaya SBY untuk tetap menghormati para pendahulunya. Perubahan yang dilakukan tidak perlu dibandingkan dengan cara menjelek-jelekkan Presiden yang terdahulu. Karena rakyat bisa menilai mana yang lebih baik dan menghormati pada pendahulu merupakan akhlak yang baik

Pada bagian ketiga Dr. Dino mengedepankan kemampuan SBY dalam berinteraksi dengan masyarakat. Ia menyatakan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bersentuhan dengan berbagai statistik dalam membuat kebijakan tetapi harus menyadari bahwa berbagai kebijakan yang diambilnya akan berakibat pada begitu personal pada setiap orang. Oleh karena itu pemimpin harus membangun kedekatan diri dengan orang-orang yang dipimpinnya. Salah satu contoh yang ditulis dalam buku ini adalah upaya SBY merasakan kondisi rakyat Aceh saat tsunami. Kemudian pada bagian ini Dr. Dino juga membahas cara SBY menghadapi fitnah dengan cara yang sopan dan mengedepankan kerendahan hati. Ia melawan fitnah tersebut dengan kepala dingin dan proporsional. Ia tidak memanfaatkan jabatannya sebagai Presiden untuk melawan pemfitnah. Sesuatu hal yang menarik dalam bab ini adalah surat yang ditulis SBY untuk membalas permintaan maaf Zaenal Ma’arif

Dr. Dino juga memasukkan cara SBY dalam memilih anggota tim dan memimpinnya. Dalam bab ini ia mengutarakan pertimbangan SBY dalam memilih Jenderal Endiartono daripada Jenderal Rymizard Riyacudu yang sebelumnya sudah direkomendasikan Megawati kepada DPR. Dr. Dino juga membahas keputusan SBY untuk mereshuffle beberapa orang menterinya yang sudah tidak lagi menunjukkan kinerja yang baik. Dalam proses tersebut ia betul-betul melepaskan diri dari pengaruh para pesaing politiknya baik tokoh-tokoh nasional maupun partai-partai yang mengancam mencabut dukungannya terhadap pemerintahan. Pada bagian in beliau juga membahas tentang loyalitas yang harus berjalan dua arah di antara atasan dan bawahan

Pada bagian akhir Dr. Dino menjelaskan prestasi SBY dalam pentas dunia, keberhasilannya melaksanakan UNFCCC di Bali, upaya negosiasi yang beliau lakukan untuk membebaskan rakyat Korea Selatan yang disandera Taliban serta berbagai upaya lain yang dilakukan SBY yang membuat Indonesia kembali menjadi negara yang dipandang dalam pentas dunia. Kemudian beliau juga membahas cara SBY memimpin diri sendiri mulai dari ketepatan waktu sampai cara beliau melepas penat.

Menurut saya buku ini memang subyektif dan benar-benar memperlihatkan sisi positif SBY dalam memimpin. Sehingga tidak heran jika buku ini dikatakan sebagai upaya kampanye dini SBY menjelang Pilpres 2009. Namun terlepas dari tudingan tersebut buku ini mampu menghadirkan berbagai situasi saat SBY mengambil keputusan dari Istana yang selama ini jarang diketahui orang lain. Kemudian kehadiran buku ini bisa menjawab kebutuhan akan hadirnya ilmu kepemimpinan yang amat minim jumlahnya. Buku ini saya rekomendasikan bagi mahasiswa dan para pemimpin muda yang berada di berbagai sektor agar bisa mengambil hikmah dan teladan dari sosok SBY.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: